Sensasi Hidup Sehat Bersama Greenfields Milk

Posted by
Zam, Tya adalah bagian dari mimpi saya yang terbangun. 
Be smart, active and healthy

Pola asuh anak zaman sekarang, beda banget sama zaman saat kita masih kecil. Dulu, orang tua saya nggak bingung kalau anaknya nggak doyan makan, soalnya ada camilan, pengganti makanan berat seperti ketela pohon, kedelai goreng, jagung kering yang dibuat marning dan umbi-umbian.

Aiiih, makanan orang desa ya? Ya, memang orang tua saya asli dari desa. Eits, nggak ada yang salah, justru saya bangga karena semua camilan di atas mengandung nutrisi cukup yang dibutuhkan oleh tubuh dan nggak ada dampak negatifnya.

Lhaaa…kalau anak sekarang nggak doyan makan? PASTI larinya ke snack yang kebanyakan mengandung zat-zat aditif. Ini nih yang memaksa saya untuk merubah pola hidup menjadi lebih sehat, tentunya berawal dari kebiasaan sejak kecil dan sekarang udah saya terapkan di keluarga kecil saya. 

Status mahasiswa, dari asupan gizi hingga susu sapi
Menyandang status mahasiswa di tahun 2005 jadi lompatan kecil jalani hari-hari dengan hidup sehat. Awalnya berat banget lihat temen-temen nongkrong sambil ngemil gorengan tambah kopi hangat pula. Padahal mereka belum sarapan lho.

Jam breakfast nggak ada di kamus hidup para mahasiswa. Karena kebanyakan temen saya lebih menyukai makan double. Sarapan cukup gorengan, ntar kalau jam kosong baru makan berat. Alasannya, selain praktis, bisa irit duit. Mereka sama sekali nggak mikir kalau itu bakal ganggu pencernaan. Tapi entahlah, mereka cuek tuh.

Saya?
Saya berusaha makan tepat waktu, meski ala kadarnya. Lebih suka beli makan di warung (hihihi…sampai pemilik warungnya hafal) kalau saya selalu milih ikan pindang,  sayur asem, tempe, sambal terasi sebagai pelengkap nasi anget. Nggak tiap hari sih, kadang juga pernah sayur lodeh atau lalapan yang jadi favorit anak kampus. Bukan hanya soal makan, di tengah-tengah kesibukan saya ngejar-ngejar deadline tugas atau kesibukan luar kampus.  Minum susu sapi segar jadi minuman yang Te O Pe.

Kuliah di Malang nggak ada ruginya, di sekitar kampus banyak kantin atau warung yang menjual susu sapi segar asli dari peternakan. Tahu kan? Kalau Malang dulu pernah dijuluki sebagai Swiss kecil di pulau jawa oleh para  tentara kolonial Belanda.  Bagi saya minum susu menjadi pilihan untuk mencukupi kebutuhan pemenuhan gizi. Perhitungannya, dalam 100 cc susu sapi segar terdiri dari kalori 61 kkal, protein 3,2 gram, lemak 3,5 gram, karbohidrat 4,3 gram, kalium 1200 mg, kalsium 143 mg, fosfor 469 mg, vitamin B1 0,03 mg, vitamin C 1 mg.

Dan yang lebih berkesan lagi saya pernah lihat langsung proses pemerahan ke peternakan sapi di daerah Batu Malang. 
Gambar diambil dari sini

Kedekatan Susu Greenfields dengan keluarga kecilku 
Untuk sehat nggak boleh asal pilih produk, itu komitmen saya dan suami. Kebiasaan yang sudah saya jalani nggak boleh luntur begitu saja. Salah satunya, mengkonsumsi susu sapi segar. Apalagi sejak tahun 2009 saya udah nggak di Malang. Akhirnya, kami pun nyari produk susu sapi yang berkualitas, satu-satunya ya susu kemasan dengan proses UHT. Karena, kami anggap lebih ‘aman’ bila dikonsumsi dua malaikat kecil kami.
 



Extra waspada, saya trauma sama produk susu sapi kemasan, karena tahun 2011 di Kota Kediri (tempat saya tinggal) ada produk susu sapi kemasan yang bermerek Jenius (Kini sudah tidak beroperasi lagi)  ternyata  menumbangkan 57 siswa SD. setelah minum susu bergelas putih cokelat dengan slogan "Kualitas Tidak Diragukan" itu, beberapa siswa mengeluh pusing dan mual. Semakin lama, makin banyak yang mengeluh, bahkan ada di antaranya yang mulai sempoyongan dan nyaris pingsan. 

Nah, kebayang kan kalau ini terjadi pada anak saya dan keluarga? Iiih jangan sampai lah ya?
Ngeri, kalau sampai salah produk, yang jadi korban pastinya keluarga. Saya dan suami juga berhati-hati melakukan proses seleksi. Sebegitunya? Ya iya lah, buat keluarga kecil saya apapun kesehatan jadi no.1.

Akhirnya, Greenfields Milk pilihan tepat buat keluarga.

Kenapa? Karena, susu yang dihasilkan oleh peternakan PT Greenfields Indonesia ini memproduksi susu pasteurisasi dan susu UHT dalam beberapa jenis, rasa, dan ukuran kemasan yang berbeda. Peternakan Sapi perahnya di daerah Malang, tepatnya di Desa Babadan, Gunung Kawi, Jawa Timur.

Sepertinya, peternakan ini yang pernah saya kunjungi dulu. Cuma saya kurang  ‘ngeh’ kalau ini perusahaan milik Greenfields, tahu sendirilah ya saya masih ‘unyu-unyu’, saat itu kan sekedar jalan-jalan (sama sekali nggak lihat plang nama, lihatnya sapi perah doang). Kirain sama aja dengan susu sapi segar yang lain. Eh….eh….ternyata beda banget. Susu ini mutunya sangat tinggi serta memenuhi syarat terketat dunia dalam mikrobiologi.

Saya fikir, keceriaan dan kecerdasan anak-anak juga karena greenfields milk. Kalsium didalamnya penting banget buat Zam dan Tya, yang mana mineral  untuk pertumbuhan dan mempertahankan kesehatan tulang dan gigi mereka. 
 
Anak aktif, saya tenang karena mereka sudah minum susu


Kalsium berguna untuk fungsi syaraf, hati dan otot. Apalagi, Zinc dibutuhkan enzim-enzim dalam pembentukan DNA dan protein. Zinc juga penting untuk struktur jaringan tubuh dan daya tahan tubuh. Makanya, saya bersyukur meski anak-anak aktif bermain, suka bermain kotor dan kadang sulit makan, anak-anak jarang sakit karena rutin minum susu.

Amankah susu Greenfields dikonsumsi anak-anak? Kalau yang minum anak berusia di atas satu tahun aman dong…karena susu ini merupakan susu pasteurisasi yang dipanaskan pada suhu tinggi untuk membunuh bakteri pathogen (penyebab penyakit), spora, dan mikroba busuk dengan tetap menjaga kesegarannya serta kandungan nutrisi alaminya.
Belum lagi, sehatnya saya dan suami bikin kualitas hidup semakin produktif (Sssstt…jarang sakit bikin hari-hari selalu hepi, romantis di rumah dan semangat di kantor). Kalaupun sakit, cepet sembuhnya karena ditunjang dengan susu, gizi dan istirahat cukup.

Saya percaya, tidak ada yang dapat menandingi kayanya kandungan gizi susu. Susu secara alami mengandung nutrisi penting, seperti vitamin A, B3, B6, B12, D, E & K, kalsium, magnesium, fosfor, dan zinc. Susu juga merupakan sumber protein yang lengkap (whey dan kasein) yang penting untuk pertumbuhan. Cerita sehat bersama greenfields nggak sampai di sini lho, simak terus ya..


Lengguk : Camilan Tradisional ala Greenfields milk 
Beberapa hari yang lalu, saya menikmati Greenfield milk dengan cara berbeda. Kali ini ‘penemuan’ resep baru pada camilan tradisional yang bahannya mudah di dapat dan cara pengolahannya juga sangat gampang, nama aslinya Lengguk, tapi setelah saya olah berubah nama jadiiiii…. Tela-tela Greenfields Milk. 
Legitnya menggoyang lidah, penasaran ingin mencoba? Ini nih bahan dan proses pembuatannya, catet ya!

   Siapin bahan : Ketela ukuran sedang, kupas dan potong dadu
                        Gula merah sesuai selera
                        Gula Putih selera
                        Garam secukupnya
                        Parutan kelapa 100 gram
                        Susu Greenfields plain atau chocomilk 

Caranya : Ketela di rebus sampai matang dan empuk kemudian tambahkan gula merah, gula putih, garam, dan parutan kelapa. Aduk perlahan sampai semuanya mengental dan tak menyisakan air encer. Angkat, dan sajikan pada mangkuk kecil lalu siram dengan susu sesuai selera. 
Tarraaaaa, ini dia Tela-tela GreenFields Milk
 

Hmm…yummy, makan bareng keluarga sambil nonton tivi berasa nonton di bioskop. Pastinya, senang, sehat dan kreatif kan? Menu tradisional jadi istimewa karena greenfields milk.

Kreasi parcel sehat untuk orang tercinta 
Dengan kandungan gizinya yang lengkap, susu sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Andai kita sehat dan aktif, kualitas hidup juga akan menjadi lebih baik. Nah, maka saya nggak ingin merasakan sendirian, greenfields milk memberikan inspirasi buat saya untuk memberikan ke orang yang kita sayangi dalam bentuk  Parcel Sehat. 



Beberapa cerita saya diatas cukup jadi alasan, kenapa greenfields milk jadi pilihan saya buat isi parcel teruntuk mertua dan keluarga besar Banyuwangi saat berkunjung ke Kediri. Jika biasanya kebutuhan dapur, kali ini ada tambahan parcel sehat. Memang ya GreenfieldsReal milk sangat cocok buat siapa saja.

Apalagi, kini Greenfields telah menghadirkan kemasan susu pasteurisasi baru 200ml untuk varian Fresh Milk dan Choco Malt yang cocok dibawa bepergian. Dengan kemasan yang lebih praktis, saya dan keluarga bisa memperoleh segala manfaat dan kesegaran susu Greenfields dimana saja, kapan saja. 

Bener deh ya, karena susu, hidup saya berasa penuh sensasi. Cerita saya tentang hidup sehat dari remaja kayaknya pas banget untuk menggalakan, bahwa sehat saat ini udah jadi bagian dari life style. SETUJU, KAN?Sekarang nggak perlu bingung, ada greenfields real milk

Yuk share ceritamu tentang greenfields real milk dalam kompetisi blog di sini hadiahnya buat keluarga juga lho, bisa jalan-jalan ke Legoland gratis tis
*Kemarin udah mimpiin, saya bakal jalan-jalan ke sono. Hohohho….*eh ternyata sekedar mimpi

Udah dulu ya ceritanya…bye bye,
Salam sehat buat keluarga Indonesia ^_^