Srikandi Blogger, Meretas Aktualisasi Perempuan Tanpa Batas

Posted by with 13 comments
Tanggal 28 April 2013, perhelatan akbar ACER Srikandi Blogger 2013 digelar. Ajang penganugerahan kepada blogger khususnya perempuan ini mendapat apresiasi banyak kalangan. Layaknya pemilihan seorang putri Indonesia, tahapan demi tahapan menuju puncak penyerahan mahkota ACER Srikandi Blogger 2013 dilalui para peserta secara selektif. Mulai dari persyaratan masa lamanya nge-blog, keunikan konten blog, tugas-tugas dari panitita, kontribusi yang diberikan sebagai blogger bahkan karya peserta kepada masyarakat di dunia nyata dan semua itu dilakukan tanpa pamrih. 

ACER Srikandi Blogger 2013 adalah bukti real bahwa ternyata perempuan juga melek internet, melalui dunia maya pula perempuan bisa berprestasi tanpa meninggalkan tugas utama dalam keluarga dan masyarakat.


Kekuatan ‘Cinta’ Perempuan
Jika ada yang bilang perempuan itu lemah, saya yakin, dia belum mengetahui kekuatan yang dimiliki perempuan. Tercipta dari tulang rusuk yang letaknya ada di dada, perempuan selalu dikonotasikan dengan memiliki kelembutan hati. Ya, inilah salah satu kekuatan perempuan.

A Women is like a tea bag: You cannot tell how strong she is until you put her in hot water (anonym)

Kekuatan ‘cinta’ perempuan selalu menebar benih kebaikan untuk orang sekitarnya, tak salah jika ibu Kartini benar-benar memperjuangkan hal ini, sosok pahlawan yang gigih memperjuangkan ‘kebebasan’ perempuan untuk berkarya dalam banyak hal, tak sekedar menjadi penjaga anak di rumah dan bertugas dalam ranah domestik. Tidak!

Perempuan manapun harus diberi kesempatan untuk mengaktualisasikan diri hingga karyanya mampu menginspirasi orang lain, terlebih di era digital seperti sekarang. Semua aktivitas harian tak pernah lepas dari kecanggihan teknologi,  memicu perempuan untuk segera melek internet.

Kini, hanya bermodalkan laptop/komputer dan modem, perempuan bisa mengekspresikan kekuatan ‘cinta’dan menginspirasi orang lain tanpa batas wilayah. 

KEB : Lingkaran Perempuan Powerfull
Saya merasa beruntung bisa aktif berselancar di dunia maya. Dukungan jaringan internet yang semakin ‘ramah’ meski tinggal di desa, memberikan peluang bagi saya untuk melihat dunia walau dari pojok ruangan berbekal netbook dan smartphone. Tentu saja, ini kabar yang membahagiakan pula bagi para perempuan seantero jagad raya.

Di era digital, kita disuguhkan banyak media yang bisa menghubungkan dengan orang banyak di seluruh dunia, tak perlu jadi ahli di bidang teknologi informasi, karena semuanya mudah dipelajari secara otodidak (kuncinya harus telaten).

Media tersebut antara lain; facebook, google, yahoo massager, twitter dan blog. Ya, jika dunia blog dulu hanya ‘familiar’ dengan para wartawan, penulis dan pengusaha sebagai media promosi, kini blog telah dimanfaatkan banyak kalangan, salah satunya perempuan tanpa memandang gelar ataupun status.

Atas dasar hobi nge-blog, muncullah inisiatif dari para perempuan yang sudah melalang buana di dunia blog, digawangi Mira Sahid, Indah Julianti, Sary Melati dan lainnya, mereka membentuk komunitas maya yang benama KEB (Kumpulan Emak-emak Blogger).

Grup bersifat rahasia ini berdiri pada tanggal 18 Januari 2012, dengan anggota awal 30 orang, terkumpul lewat grup BlackBerry Messenger (BBM).  Kemudian, dipindah ke grup facebook.

Hasilnya, mengejutkan!
Baru berjalan satu tahun saja, KEB mampu mencetak ratusan perempuan powerfull, meski dengan sebutan emak (sudah memiliki anak dan sibuk bekerja), ada juga yang masih single, perempuan diajak berbagi melalui blog.

Tagline ‘KAMI ADA UNTUK BERBAGI’ ternyata benar-benar ampuh. Para anggota semangat berbagi sesuai bidang yang diminati seperti blog dengan konten craft, kuliner, writing, tips blogging, social atau sekedar menuliskan hikmah kehidupan yang dialaminya. Dan, lagi-lagi para anggota KEB semakin hari, semakin eksis berkat adanya anggota grup yang saling men-support.

Karena semangat ini pula, para pengurus KEB memiliki ide cerdas untuk membuat program penganugerahan Srikandi Blogger 2013 yang bertujuan mengapresiasi para blogger perempuan, yang telah menulis dan berbagi melalui blog serta karya blogger kepada masyarakat di dunia nyata.

Gelar ‘Srikandi’ cocok diberikan kepada blogger perempuan yang tangguh. Dalam peran pewayangan, srikandi memang suka berperang menentang kejahatan. Begitu juga dengan srikandi blogger, anggota KEB yang mendapat gelar ini memiliki tugas ‘berperang’ melawan konten-konten yang tak berkualitas  sesuai bidang dan kemampuannya.

Srikandi Blogger spesial dipersembahkan  untuk para blogger perempuan yang telah berkarya di dua dunia, aktif menulis di blog (dunia maya) dan berkarya untuk masyarakat (dunia nyata).


Debut Penganugerahan ACER Srikandi Blogger 2013
Satu bulan lamanya, ajang bergengsi ini dipersiapkan. Akhir minggu bulan Maret 2013, anggota KEB digemparkan dengan berita Srikandi Blooger 2013, sekaligus dibuka pendaftaran peserta yang ingin merebut mahkota Srikandi Blogger 2013.

Sebenarnya, banyak emak-emak yang tidak percaya diri untuk mendaftar. Pasalnya, komunitas KEB yang beranggotakan ribuan member ini telah berstatus ‘emak’ yang hari-harinya dipenuhi dengan rutinitas masak, momong anak, kerja dan harus nge-blog pula.

Namun support dari Mak Min (sebutan untuk para Admin KEB) selalu datang bertubi-tubi. Melecutkan semangat para blogger untuk mengekspresikan diri. Dan persyaratan ikut ajang ini sangat mudah dan tak berbelit-belit.

Sayang sekali, saya gagal mendaftar karena usia blog saya belum genap 2 tahun. Semoga tahun depan saya masih bisa berkesempatan. Dari sekian banyaknya peserta yang masuk, para Juri Srikandi Blogger 2013 memilih 50 peserta lolos sebagai semi finalis. Bisa cek di sini

Dari 50 finalis emak blogger yang hebat ini, dikerucutkan lagi menjadi 10 finalis yang akan memperebutkan predikat:
  1. Srikandi Award 2013
  2. Srikandi Terfavorit 2013
  3. Srikandi Persahabatan 2013
Nah…. inilah saatnya saya menceritakan kembali agenda puncak dari segala tahapan penyisihan. Meski saya tidak bisa menghadiri undangan (semua anggota KEB diundang), saya ikut deg-degan menanti kabar demi kabar berlangsungnya acara. Ramenya di twitter dan desas desus status facebook. Menambah rasa penasaran saya.


Benar, apa yang saya duga. Acaranya begitu meriah nan fantastis bertabuh hadiah. Sebuah perhelatan resmi dalam rangka menyambut hari kartini dan puncak ulang tahun komunitas KEB di tahun 2013 ini diselenggarakan pada hari Minggu, 28 April 2013, 9.00 am – 2.00 pm Gedung F Kemendiknas Jl. Jend Sudirman (sebelah FX Plaza) Jakarta.
 
Berikut susunan acaranya:



Seperti yang kita lihat di atas, acara ini telah didukung beberapa produk ternama, antara lain ACER sebagai support partner, maka award-nya pun berubaha nama menjadi  ACER  Srikandi Blogger 2013, serta sponsor lainnya seperti Wardah Cosmetik, Rinso, Samsung, Samikuring, Azza Hijab Store, Sari Husada, dan Media Partner (IdNetwork, KoplakBand, Blogdetik, Blogger Reporter)

Menyesal, saya tak bisa menyaksikan kemeriahan acara, mungkin banyak emak-emak yang juga tidak bisa menghadiri undangan lantaran jarak dari rumah yang jauh, belum lagi rempongnya emak bawa anak dan suami.

Penyesalan itu segera bisa saya tepis, usai baca postingan emak-emak yang hadir begitu ‘cetar membahana’. Baiklah, tanpa mengurangi substansi dari acara, saya akan mengurai inti acara dalam debut penganugerahan selama 6 jam.  

1. Diawali masuknya penari cilik dengan tarian daerahnya, mereka mampu menarik puluhan pasang mata audiens.
2.  Selanjutnya, Mak Wylvera membawakan Monolog
Foto dipinjam dari sini

3.  Mak Mira Sahid memberikan sambutan sekaligus berlanjut dengan pemukulan gong sebanyak 3x sebagai tanda dibukanya ACER SRIKANDI BLOGGER. Pemotongan tumpeng, pengenalan jajaran Makmin KEB, Do’a oleh Mak Tri Spata M.

Foto dipinjam dari sini

4.  Cerita Rinso dibalik Noda oleh Mak Ani Berta, Mak Sammy, dan putri Mak Indah Julianti

5.  Sambutan dari ACER INDONESIA yang menjadi sponsor utama oleh Ibu Astrid Warsito 

Foto pinjam dari sini





6.  Yasmin, Putri mak Wylvera menyanyikan 2 lagu, peran 2 MC Mak Ari dan Mak Aulia    


7.   Fashion Show dari KEB Yunior (putri para emak KEB

Foto diambil dari sini
              
8.    Fashion show dari 20 emak KEB, dengan memakai kebaya Azza Hijab Store
 
Foto dipinjam dari sini

Menunggu detik-detik pengumuman, tentu saja 9 finalis (1 finalis yakni mak Octa tidak bisa hadir) mereka pasti merasakan kegelisahan. Meski demikian, mereka tetap tampak tenang menyiapkan dua kemungkinan, terpilih atau tidak!

Foto pinjam dari sini

Dan, akhirnya inilah daftar penghargaan ACER Srikandi Blogger 2013 yang terpilih.

Gelar
Nama Blogger
Hadiah (apresiasi)
ACER SRIKANDI BLOGGER 2013
Mak Alaika Abdullah
1 unit Acer Aspire V5-471PG, 2 dus Rinso, 1 paket kosmetik Wardah, serta mewakili KEB ke ajang ASEAN Blogger di Solo
ACER SRIKANDI FAVORIT
Mak Anazkia
1 unit Acer Aspire E1-471, 2 dus Rinso, dan 1 paket kosmetik Wardah
ACER SRIKANDI PERSAHABATAN 2013
Mak Myra Anastasia
1 unit Acer Aspire E1-471, 2 dus Rinso, dan 1 paket kosmetik Wardah
LIFE TIME ACHIEVEMENT
Mak Yati Rachmat
1 unit TV Samsung 21 inch, 2 dus Rinso, dan 1 paket kosmetik Wardah
ACER SRIKANDI BLOGGER INSPIRATIF 2013
Mak Haya Aliya Zaki
1 Unit TV Samsung 21 inch, 2 dus Rinso, dan 1 paket kosmetik Wardah
7 FINALIS LAINNYA
Mak Dina Begum,
Mak Nchie Hanie,
Mak Diadjeng Laraswati, Mak Eka Mayya,
Mak Mak Shinta Ries,
Mak Octaviani N.
Mak Winda Krisnadefa
1 Unit TV Samsung 21 inch, 2 dus Rinso, dan 1 paket kosmetik Wardah




Para finalis ACER Srikandi Blogger sumber inspirasi saya

WOW, tak henti-hentinya saya dibuat takjub ketika membaca satu persatu profil para finalis. Menurut saya, mereka semua memang layak terpilih sebagai srikandi blogger. Karena, jerih payah mereka ‘membangun’ peradaban melalui blog dilakukan tanpa pamrih. Mereka pun menjadi sumber inspirasi bagi kemajuan saya kelak; 



Mak Alaika yang selalu konsisten menulis di blog tentang segala pengalaman hidupnya. Tulisannya renyah, enak di baca. Emak berusia 41 tahun ini pernah menjadi pekerja kemanusiaan, NGO, Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi NAD – Nias, NGO Penyandang cacat hingga United Nation. Punya 2 novel (Selingan Senusim dan Smart Garden) yang sudah diterbitkan. Beliau tidak gaptek teknologi terbukti dengan kemampuannya ‘merawat’ blog pribadi yang hingga kini selalu dikunjungi para blogger lainnya.

Mak Anazkia sebagai Koordinator Hibah Sejuta Buku, ternyata adalah seorang TKI yang bekerja di Malaysia. Keterbatan tidak lantas membuatnya berdiam diri. Melalui blog beliau menginspirasi orang banyak.

Mak Myra,  emak yang satu ini begitu ramah, selalu mengunjungi blog saya meski saya tak pernah men-share salah satu postingan, eh ternyata bukan hanya saya saja lho. Keseriusannya blogwalking memikat hati para blogger lainnya. Emak ini layak terpilih menjadi SRIKANDI PERSAHABATAN.

MakYati, bagi kebanyakan orang sepuh, pasti menghabiskan waktu dengan kegiatan ‘berdiam diri’ di rumah. Tidak bagi mak Yati, beliau yang kini berusia 74 tahun masih eksis nge-blog, sering kopdar dengan emak KEB, berbagi banyak hal dengan konten-konten yang berkualitas pula. (Ah, semoga jika saya masih berumur panjang, saya bisa konsisten nge-blog seperti mak Yati?)

Mak Haya, seorang editor yang selalu menginspirasi orang lain, saya pun sering tanya banyak hal tentang ilmu menulis, baik via inbox facebook atau sms. Beliau sebagai mentor kelas online di grup tentang editing.

Mak Dina Begum, seorang penerjemah handal, beliau pernah lolos seleksi menulis antologi bersama saya, judul bukunya ‘Bye-Bye Office’. Seorang work at home mom yang tergabung dalam Himpunan Penerjemah Indonesia dan mempunyai hobi yoga. Wah, sudah sibuk menerjemahkan, sempat berbagi tips di blog pula. 

Mak Nchie Hanie, selain di KEB, emak yang satu ini bergabung dengan banyak komunitas seperti dblogger, blogcamp, warung blogger. Beliau bekerja di sebuah jasa optimasi pencarian Dewa SEO.

Mak Diadjeng Laraswati, emak ini punya hobi photography, travelling dan menulis. Pengalaman travelling dalam dan luar negeri dituangkan dalam blog laraswati.com.

Mak Eka Mayya, nama aslinya Eka Putri juga seorang mentor di kelas online mengenai blogging. Nah, kalau emak yang satu ini sering saya ganggu karena saya sering telat ikut kelas online. Jadi ya, tanya terus lewat inbox facebook, di luar jam kelas.

Mak Winda Kresnadefa, pertama kali saya tahu blog emak gaoel ini, saya semangat. Saya sebagai ibu rumah tangga pernah merasakan jenuh, tagline blog mak Winda merubah persepsi saya yakni When you think being a mom is a boring...well, think again! Blog ini juga telah menjadi salah satu pemenang Blog Award Sesi 29 – Bronze di ISBA 2011. Dan, kabar terbaru nih, Blog Catatan Kecil Winda berhasil masuk dalam 25 besar Kompetisi Big Blog Exchange

Mak Shinta Ries, saya suka berkunjung ke blog beliau. Tutorial blog desain selalu disajikan secara gratis. Menjadi mentor di salah satu kelas online KEB tentang blogging.

Mak Octaviani N, emak ini aktif menuliskan tutorial felt craft. suka masak, crafting, beauty. Sejak punya kamera DSLR mak Octa rajin jeprat jepret, mak ini juga pernah menjadi juara kontes blog kecantikan dan berhadiah jalan-jalan gratis ke Thailand.

Saatnya Perempuan Bilang, “Saya Bangga Jadi Blogger”!
Tak terasa, kita sudah berada di ujung cerita ya?

Ehm, bagaimana?
Pasti usai baca postingan saya di atas, kalian akan merasakan betapa nyata kekuatan ‘cinta’ para perempuan. Melalui dunia blogging. Perempuan bisa mengekspresikan diri dengan karya nyata, dan pasti, suami emak-emak ini merasa bangga sekali punya istri seperti mereka. Ah, tak bisa saya menjelaskan, mengharukan. 
Saya membayangkan jika tahun depan, saya berada di atas panggung Srikandi Blogger 2014. Duh, betapa saya merasa sungguh berartinya hidup ini, walau hanya sebagai ibu rumah tangga, saya punya power, saya punya bargaining tanpa harus minder tapi malah ‘bergegas’ untuk mewujudkan karya di dunia maya dan  nyata juga.

Saatnya perempuan bilang, “Saya Bangga Jadi Blogger”,
Jika sudah bergabung dengan KEB, pasti mereka akan bilang, “Saya Bangga menjadi anggota KEB.

 *Teman-teman perempuan yang belum masuk grup KEB, yuk kita rapatkan barisan, segera gabung dan mengisi konten-konten blog kita dengan hal yang bermanfaat dan menginspirasi  orang banyak melalui tulisan. Bersama, mewujudkan internet sehat.


Oh Ibu Kartini…

Jika saja engkau lihat semangatnya para blogger perempuan di KEB, tentu kau akan tersenyum dan bahagia, kita bisa bebas berkarya tanpa harus meninggalkan tugas kami sebagai ibu, istri dan bagian kecil dari masyarakat. Ya, melalui blog kami bebas meretas aktualisasi tanpa batas.





Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba menulis blog “Srikandi Blogger, Aktualisasi Perempuan di Era Digital” yang diselenggarakan KEB (Komunitas Emak Blogger).

 




13 komentar:

  1. Top markotop ! Panjaaaaaaaang...dan laaaamaaaa.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lhoooo....katanya opinni dan ulasan?? yaa panjang lah? ^^

      Hapus
  2. Balasan
    1. Sepertinya, ulasannya masih kurang deh mak...belum komplit

      Hapus
  3. Wah, foto terakhir itu mencerminkan sekali emak blogger yang hebat mbak...:)
    salam kenal yaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu memang terjadi saat si batita rewel, dan harus ngenet mak :)

      Hapus
  4. luar biasa ulasannya, semangat ya Mak...dengan menggendong puterinya pun, bisa menulis bisa ngeblog, jadi mau apa lagi para wanita yang belum masuk KEB? ayo ngeblog dan berbagi informasi...hehee... Salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yupz, bener mak. keberadaaan emak-emak di grup sangat membantu menyemangati saya.

      Hapus
  5. luar biasa mak, ulasannya lengkap deh..salam kenal :), sukses kontesnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mak sudah mampir, salam kenal ya...

      Hapus
  6. kompliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit banget

    BalasHapus
  7. Whuahhhhh kuerennn saya mah ga betah lama nulis gini.. haha belom panas :)

    BalasHapus
  8. Hallo Mak. Jury visit. Lucu foto dg anak2 itu :D . Semoga sukses ya :)

    BalasHapus

Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan.