Obat TB gratis, Semangat Untuk Sembuh

Posted by with 3 comments
Di saat kita sakit, siapa yang jadi orang pertama mengingatkan kita untuk minum obat? Ayah, ibu, suami, atau anak? Orang-orang terdekat lah yang jadi ‘alarm’, pengingat jadwal untuk minum obat. Di balik perhatian itu, keluarga punya harapan yakni pengen kita cepet sembuh dan bisa senyum lagi menikmati hari-hari.
“Dek, udah diminum obatnya?” kalimat yang kerap disampaikan suami pada saya saat sedang sakit demam, kadang-kadang anak saya yang masih balita juga turut serta berceloteh ria menanyakan hal yang sama.


Orang terdekat kita mungkin juga ikut sedih saat melihat kita tidur lantaran sakit. Meski hanya demam, waktu tiga kali minum obat sangatlah berarti. Pagi-siang-petang seperti ada alarm yang mengingatkan saya yang kadang malah lupa atau ‘pura-pura lupa’ dengan dalih ingin dimanja.

Kalau saya demam, biasanya minum obat rutin selama 3 hari, udah ada perubahan lebih baik. Tinggal pola makan dan istirahat dikontrol lagi sebagai penguat anti bodi.

Eh tapi jangan sepelekan demam lho, jika demam nggak sembuh-sembuh terus badan turun drastis, dada sakit disertai batuk berdahak lebih dari 2 minggu bahkan hingga mengeluarkan darah. Curigai itu gejala TB! segera ke Puskesmas atau rumah sakit pemerintah.

Dari hasil saya searching, Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. TB ditularkan melalui udara (melalui percikan dahak penderita TB). Ketika seseorang yang sakit TB batuk, bersin, berbicara atau meludah, mereka memercikkan kuman TB atau bacilli ke udara. Seseorang dapat terpapar dengan TB hanya dengan menghirup sejumlah kecil kuman TB.

Seseorang yang terdiagnosa TB dengan status TB BTA (Basil Tahan Asam) positif dapat menularkan sekurang-kurangnya kepada 10-15 orang lain setiap tahunnya. Sepertiga dari populasi dunia sudah tertular dengan TB. Sebagian besar pasien TB adalah usia produktif (15-55 tahun).

Tapi, tenang saja…..nggak perlu cemas karena di puskesmas tersedia obat TB gratis! Dan dari sederet pengalaman yang sudah ada, TB bisa sembuh total kok asal rutin minum obat dan control ke rumah sakit. Kurang lebih begini hasil saya ngubleg banyaknya referensi dalam proses pengobatan TB.

Apa saja sih obat TB yang gratis itu?
Obat TB yang diberikan ke pasien, sebagian besar dalam bentuk tablet kombinasi atau paket fix dose combination (FDC) yang berisi kombinasi obat INH, Rimfapisin, Pirazinamid, Entambutol.


Berapa bulan proses pengobatan TB?
Jangka waktu pengobatan (termasuk menerima suntikan) adalah selama 6 (enam) bulan. Pasien tidak boleh lupa mengkonsumsinya setiap hari dan rutin ngejalani proses pengobatan di rumah sakit terdekat.

Misalnya sibuk kerja, gimana?
Niatkan diri, ingin sembuh dari TB. Kan bisa mengajukan surat izin dengan menyertakan keterangan berobat dari dokter? Kesempatan tidak datang dua kali lho. Karena kalau sudah kena TB, harus disembuhin secara total supaya tidak jadi sumber penularan bagi orang lain, bahkan parahnya nih bisa meninggal.

Kalau sebelum 6 bulan, badan udah fit, apa udah sembuh?
Dari referensi yang saya baca, pasien TB dinyatakan sembuh jika mengikuti setiap proses pengobatan selama 6 bulan tanpa putus. Tuh, kalau anda ‘bolong’ sehari itu sudah kacau tahapannya. Jadi, harus bener-bener total. 

Jangan berhenti berobat meski sudah 3 bulan berobat badan terasa lebih baik dari sebelumnya. Badan udah naik. Karena kuman Mycrobacterium Tb yang ada di dalam tubuh akan menjadi kebal terhadap obat atau Multi Drug Resistance (MDR). Kuman tersebut tidak lagi mempan terhadap obat Rifampisin dan Isoniazid, dua obat penting dalam pengobatan TB.

Apa akibatnya kalau ‘bolong’ berobat?
Ya, harus melakukan pengobatan yang lebih tinggi lagi, obat lebih banyak, waktu penyembuhan yang lebih panjang dan juga efek samping yang lebih kuat. Waktu penyembuhan untuk TB MDR ini adalah 2 tahun,

Oh My God, tambah lama kan ya? Selama 2 tahun ini pasien harus check up dan minum obat setiap hari kecuali hari Sabtu dan Minggu.

Haruskah pengobatan dilakukan di rumah sakit?
Pengobatan sebaiknya dilakukan di RS untuk meminimalisir pasien yang tidak meminum obat secara teratur. Selain itu juga untuk membantu pasien yang mulai mengalami efek samping dari pengobatan, misalnya mual, muntah, vertigo, dan lain-lain. Tapi, obat-obat TB juga tersedia di puskesmas. Gratis pula! 

Di Indonesia baru ada lima rumah sakit yang masuk Programmatic Management of Drug Resistant Treatment (PMDT) yaitu RS Persahabatan Jakarta, RSUD Dr Soetomo Surabaya, RSU Dr Saiful Anwar Malang, RSUD Dr Moewardi Surakarta dan RSUD Labuang Baji Makassar. Kalau jauh rumah sakit, segera konsultasikan dengan petugas puskes terdekat!


Obat TB Gratis, butuh PMO (Pengawas Menelan Obat) dari rumah
Dukungan moril untuk pasien TB, tidak kalah penting. fasilitas obat TB gratis akan sia-sia jika tidak ada PMO dari pihak keluarga yang selalu memberi semangat, harapan bahkan pengingat untuk sekedar minum obat atau melakukan pengobatan medis.

Sebenarnya ada beberapa pilihan yang dapat menjadi PMO, antara lain;
  1. Petugas kesehatan
  2. Orang lain (kader, tokoh masyarakat, dll)
  3. Suami, istri, keluarga, orang serumah
  4. petugas rumah sakit, selama perawatan di rumah sakit.

Point ke 3, adalah posisi kita. Meski obat tb gratis, iming-iming tanpa bayar ini ternyata tidak membuat sebagian pasien tb gembira. Karena proses pengobatan yang butuh konsisten, ada juga pasien yang ogah-ogahan melanjutkan proses dengan alasan sudah sehat.

Kalau seperti ini siapa yang berperan memberikan dukungan? Kita, keluarga terdekat harus terus memberikan support dan memperkaya wawasan tentang penyakit tb.

Yuk, semangat sembuhkan tb dengan obat gratis.





Referensi :

http://www.depkes.go.id/index.php?vw=2&id=2145 http://dinkes.jogjaprov.go.id/berita/detil_berita/611-pmo-dalam-pemberantasan-tb





3 komentar:

  1. Semoga kita dijauhkn dr tb ya mbk..mksh sharingnya ;)

    BalasHapus
  2. Semoga obat gratis ini bisa membuat semua penderita TB sembuh ya, Mak. Serem deh begitu tahu penyakit ini menular dengan mudah. Semoga juga obatnya bisa terdistribusi hingga ke pelosok-pelosok...

    BalasHapus
  3. pelatihan seni penyembuhan


    Anda ingin menjadi juru sembuh? ahli terapi? ingin menolong keluarga dan orang lain sembuh dari segala jenis penyakit?

    Apakah anda dokter? tabib? atau praktisi penyembuh lainnya? atau masyarakat biasa?


    Apapun latar belakang profesi anda.. kini saatnya anda mempelajari HEALING ACTIVATION METHOD (HAM) . Suatu metode penyembuhan pamungkas yang sangat dahsyat dan bisa diterapkan untuk segala jenis penyakit apapun : medis, non medis, psikis.



    HAM memiliki keunggulan tersendiri dalam proses penyembuhan penyakit :

    1. HAM menggunakan konsep bahwa tidak ada yang lebih memahami penyakit melainkan tubuh si pasien itu sendiri.
    2. Metode ini bisa diaplikasikan ke semua usia anak-anak, tua dan muda
    3. Dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja secara mudah dengan hasil menakjubkan bahkan efeknya seringkali seketika.
    4. Bisa dilakukan tanpa perlu menyentuh tubuh pasien hingga puluhan menit atau berjam-jam lamanya


    Contact Person : Mas Raihan
    Telepon : ( 021 ) 9763 8753 / 0812 8202 7639 / 085 777 269 266
    Website : http://pelatihanintienergi.com/pelatihan-seni-penyembuhan.php

    BalasHapus

Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan.