Begini Caranya Mengobati Rambut Rontok Supaya Tampil Sehat Bebas Botak!

Posted by with 4 comments

Rambut Rontok

Saat lebaran kemarin, kakak ipar sempat bergumam kalau rambut suami kok bagian depan agak botak. Spontan saja, saya terhenyak. Betapa kecolongannya saya, sebagai istri malah tidak tahu hal ini. Suami tidak pernah cerita tentang rambutnya yang menipis, cuma sering ngedumel kalau ketombe lagi beraksi di kepala. Dilihat dari usianya sih belum terlalu tua lah, baru menginjak 32 tahun. Tapi entah kenapa, rambut bagian depan memang agak berbeda dengan dulu. Sekarang agak tipis, sudah tidak lebat seperti dulu. eh, ternyata botak pun tidak selalu terjadi di tengah kepala ya. hehe

Dari situ, saya mencoba riset kecil-kecilan tentang pola hidup dan pola makan suami, ternyata suami memang lebih sering dalam kondisi stres dan banyak mikir. menjabat sebagai staf keuangan di kantornya, kemungkinan ini jadi pemicu tapi memang tidak bisa di-judge secara keseluruhan. Karena, banyak sekali faktor terjadinya kebotakan, baik keturunan atau hormonal. Soal tentang pola makan, suami sering makan sesukanya, bahkan lebih sering yang bersantan, buah sayur sangat jarang. meski sudah disediakan, kadang lebih memilih yang bersantan. 

Nah, dalam proses penanganan, saya mengikuti saran mertua yang punya kecenderungan memakai bahan alami (maklum...kan orang kuno lebih suka bahan herbal). Nah, beberapa diantaranya sudah kami praktekkan. Ehm, lebih detil lagi, saya bikin penjelasan di bawah ini ya, Adapun beberapa informasi tambahan, semoga bermanfaat buat teman-teman. 

Kebotakan Rambut Bermula Dari Kerontokan Rambut 

Tiap kali menyisir rambut, terkadang rambut kita ikut rontok. Bagi kebanyakan orang memang masih dianggap hal normal. Namun jika kerontokan rambut dibiarkan terus menerus akan terjadi penipisan rambut hingga kebotakan. Nah, bicara soal kebotakan, ternyata tidak hanya terjadi pada kaum adam juga lho, wanita pun juga beresiko "botak"jika tidak segera dilakukan penanganan. Begitu juga dilihat dari usia, kebotakan tidak hanya terjadi pada orang tua yang usianya diatas 40 tahun namun anak muda yang berusia 20 tahun juga banyak yang mengalami kebotakan.

Rambut adalah mahkota. Penampilan pertama tertuju pada rambut, maka sungguh mimpi buruk jika mahkota seseorang tampak tak seindah dulu, hitam dan lebat karena terjadi penipisan rambut atau malah terjadi kebotakan.

Ada 2 cara mengatasi rambut rontok yang perlu diketahui!

Dari beberapa referensi, rambut disebabkan banyak faktor seperti usai melahirkan, stress, keturunan dari keluarga (genetik) sakit, proses terapi kesehatan, pengaruh obat atau pola makan yang memperhatikan asupan nutrisi yang dibutuhkan rambut.

Cara Tradisional Bahan Alami 

- Bawang Putih
Caranya : Haluskan bawang putih, lumuri pada rambut dan kulit kepala sambil dipijat. Lakukan sebelum tidur ya supaya bisa didiamkan semalaman, bangun tidur bisa langsung dicuci atau kramas dengan sampho kesayanganmu. 

- Teh Hijau
Caranya : Rebus air teh hijau, jika sudah dingin segera lumuri ke kepala atau kulit rambut. Lakukan 12 jam setiap hari. Kandungan antioksidan yang ada dalam teh hijau dapat membantu perawatan kulit kepala dan rambut. 

-Getah lidah buaya
Caranya : Pilih lidah buaya yang berdaging tebal, iris bagian permukaan, olesi ke rambut dan kulit kepala sambil dipijat ringan. Lakukan 15- 20 menit setiap hari jika ingin mendapat hasil maksimal karena getah lidah buaya dapat mengembalikan tekstur rambut yang rusak dan meremajakan jaringan sel rambut supaya tumbuh sehat. 

- Perasan air jeruk nipis
Caranya : iris jeruk nipis, peras langsung dikulit kepala jika terdapat ketombe yang membuat kepala gatal. 

- Alpukat 
Caranya : Sisir dan lumatkan daging alpukat. Lumuri pada rambut dan kulit kepala. Diamkan selama 20 menit dalam proses perawatan.

Cara modern, Siapkan Obat Penumbuh Rambut 

Selain cara tradisional di atas, ada cara modern yang lebih praktis lagi yakni dengan pemakaian shampoo berkualitas yang kandungannya juga tidak kalah dengan bahan alami. Pemilihan shampoo tidak hanya sekedar wangi atau berbusa banyak tapi dipilih karena khasiatnya memang bermanfaat untuk kesehatan rambut. Apa itu?

Menggunakan HG Shampoo & Hair Tonic yang telah dipercaya mengembalikan kesuburan rambut sehingga meminimalisir terjadinya kerontokan dan mencegah kebotakan. Dilihat dari komposisi bahan, HG Shampoo & Hair Tonic terbuat dari bahan alami yang aman dipakai tanpa efek samping. Hal ini tentu memudahkan kita jika punya waktu terbatas untuk melakukan cara tradisional. Selain untuk pengobatan, HG Shampoo & Hair Tonic bisa kita gunakan untuk perawatan supaya rambut tumbuh sehat, tebal, mencegah terjadinya penipisan rambut hingga kebotakan. Nah, seperti ini penjelasannya;


Pola Hidup Sehat Mengurangi Resiko Kerontokan Rambut

Beberapa point diatas sudah dijelaskan penyebab terjadinya kebotakan, yaitu karena pengaruh keturunan, obat-obatan dan infeksi jamur. Dalam hal ini, memiliki hubungan dengan pola hidup kita sehari-hari. mulai dari asupan gizi makanan, manajemen emosi hingga kebiasaan sehari-hari.

 Asupan makanan, apakah yang kita konsumsi sehari-hari sudah memenuhi kebutuhan kesehatan? misalnya buah, sayur, biji-bijian? seperti biji wijen, jagung, kacang tanah, biji bunga matahari dan masih banyak lagi. Adapun pola makan yang bisa anda coba terapkan adalah pola makan food combaining yang saya jelaskan di sini 

Manajemen emosi, apakah kita sudah terhindar dari tekanan stres? penipisan rambut di kepala akan mengintai seseorang yang sering dalam kondisi stres. Jadi, upayakan untuk selalu positif thingking agar terhindar dari stres. Kebiasaan sehari-hari, seperti apakah anda berhijab? apakah anda sering bekerja di bawah terik matahari? atau sering dalam ruangan ber-AC? 

Jika pola hidup sehat diterapkan secara konsisten, maka akan membentuk pribadi yang berkualitas dengan perfoma fisik yang berkualitas pula. Termasuk performa rambut sehat, tampil lebih percaya diri.


Berikut kami sajikan video Cara Mengatasi Rambut Rontok



Tulisan ini diikutsertakan dalam kontes blog HG Shampoo dan Hair Tonic

http://www.hgshampoo.co.id/ 





4 komentar:

Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan.